Sate ayam angkringan enak asli madura bumbu kacang di Salatiga

Di depan hotel Beringin, di jalan Jend Sudirman Salatiga ada penjual sate madura angkringan yang cukup terkenal dan satenya enak rasanya. Penjual sate ini hanya berjualan pada sore sampai malam hari. Termasuk sangat laris, selalu di kerubuti pembeli, baik yang di makan di tempat maupun yang di bungkus. Letak angkring penjual sate ini tepat di jalan masuk hotel, sehingga sangat mudah terlihat oleh orang yang lewat di depan hotel.

Harga per porsi terdiri atas 10 tusuk sate ayam lengkap dengan lontongnya adalah Rp. 18.000,– (delapan belas ribu rupiah). Seperti umumnya sate ayam madura, bumbu yang di gunakan adalah bumbu kacang. Pembelinya sebagian besar adalah orang Salatiga yang  membeli dengan di bungkus dan di bawa pulang. Kalau ada yang makan di tempat biasanya orang dari luar kota yang berkunjung ke Salatiga dan ingin mencicipi kelezatan sate madura ini.

Kalau membeli dalam jumlah banyak, untuk suguhan dalam acara pertemuan tertentu, sebaiknya memesan beberapa hari atau minimal satu hari sebelumnya, dengan demikian tidak perlu antre ketika mengambilnya karena sudah di siapkan oleh penjualnya. Kalau terpaksa harus antre maka kemungkinan besar harus berdiri, karena jumlah kursi plastik yang tersedia sangat sedikit. Biasanya kursi tersebut di gunakan untuk duduk oleh pembeli yang makan di tempat. Harus bersiap juga untuk terkena asap bakaran sate yang khas baunya dan melekat di baju.

Untuk sate ayam ukuran potongan daging ayamnya relatif cukup besar. Namun demikian “bumbu” nya meresap sampai ke dalam dan pembakarannya matang sempurna serta tidak gosong. Kipas yang di gunakan masih khas kipas tradisional yang terbuat dari anyaman bambu. Penjualnya ada 3 orang dengan peran yang berbeda-beda, satu bagian menerima pesanan, satu bagian membakar sate dan satu bagian membungkus dan menuangkan bumbunya.

Kalau kebetulan Anda ke Salatiga, jangan lewatkan kesempatan untuk singgah mencicipi enaknya sate ayam madura ini. Lokasinya relatif mudah di temukan.

Setiabudi, awal Sept 18

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *